Manfaatkan masa kini dengan optimal sebelum dia berlalu, karena masa lalu tidak akan pernah kembali.....
|PKS-Jaktim| |FaithCommunity| |ChattUkhuwah| |EraMuslim| |Boemi-Islam| | ManajemanQolbu|



   

<< May 2005 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31


~~~Blogs Prend~~~
@lif_M3

@ann

@di Onggoboyo

@Rul

Adhiena

Affah

Arjit

Bu Guru Ay

Chandra

Denny

Diah

Dina Roslaeni

Dita

Elah

Fathy

Fosilram

Ghuroba

Hanum

Honney

IdE

Irbath

Kangmas Anom

Ke@n

Nandar

Nyinkring

Om Iman

Muhandis

Olieds

Pandri

Rahman

Rhama

$ander

Sausan

Suryani

Ir@


Tentang IMB



If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed



Friday, May 20, 2005
Giliran Amazon.com Lakukan Penistaan terhadap Al-Qur'an

Akhir-akhir penistaan terhadap kitab suci Al-Qur’an marak dilakukan oleh pihak-pihak yang tak senang terhadap Islam. Setelah kasus penistaan itu terungkap di penjara Guantanamo dan di sebuah masjid di ar-Ramadi, Irak, kini giliran Amazon.com yang melakukan penistaan itu.

Baru-baru ini sebuah kelompok Muslim AS mengungkapkan bahwa seorang Muslimah AS telah membeli sebuah mushaf Al-Qur’an lewat situs Amazon.com, yaitu situs penjual buku-buku. Muslimah itu menemukan di dalam sampul dalam mushaf itu sebuah pesan tulisan yang berbunyi ‘kematian bagi semua Muslim’.

Atas kasus itu, Muslim Public Affairs Council (MPAC) di Los Angeles menuntut Amazon minta maaf secara resmi terkait perbuatan tak terpuji ini.

Seperti dikutip Reuters, seorang mahasiswi Muslimah, Azza Basarudin ketika memesan mushaf itu dari Amazon.com dikejutkan oleh sebuah tulisan ‘kematian bagi semua Muslim’. Basarudin menambahkan bahwa seketika itu juga ia mengingat kembali era setelah 11 September di mana ketakutan membuat dirinya enggan keluar meninggalkan apartemennya.

Menurut MPAC, Basarudin menginformasikan kejadian itu ke MPAC sejak dua pekan lalu, kemudian MPAC lengsung mengontak situs Amazon.com yang telah meminta maaf kepada Basarudin dan menggantinya dengan mushaf yang baru. Kendati demikian, MPAC menuntut Amazon agar meminta maaf secara resmi, mengutuk kejadian itu dan menempuh kebijakan baru terhadap para pelanggannya.

“Amazon bertanggung jawab dan harus memberikan maaf dan penyesalan kepada publik,” ujar Edina Lekovic, juru bicara MPAC.

Lekovic juga mengatakan bahwa kejadian itu mencerminkan kebencian dan kedengkian yang akhir-akhir ini cenderung meningkat di AS

Sumber : Eramuslim.com



Posted at 11:26 am by mustoyo

 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments




Previous Entry Home Next Entry